COVAX Umumkan Tambahan Vaksin COVID-19, Diluncurkan Awal 2021

WHO
WHO
<--ads1-->

OBATDIGITAL – COVAX mengumumkan kesepakatan tambahan untuk mengakses kandidat vaksin COVID-19. Rencananya, peluncuran global dimulai awal 2021. Saat ini, COVAX tengah membuat perjanjian dengan beberapa negara untuk mengakses sekitar 2 miliar dosis kandidat vaksin.

Kerja sama ini menunjukkan, sudah terdapat 190 partisipan yang memenuhi syarat COVAX. Setidaknya 1,3 miliar dosis akan tersedia untuk 92 negara yang memenuhi syarat untuk Gavi COVAX AMC. Targetnya, bisa menjangkau 20% populasi pada akhir tahun 2021.

Dilansir dari laman Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Jumat (18/12/2020), kesepakatan baru yang diumumkan hari ini termasuk penandatanganan perjanjian pembelian 170 juta dosis kandidat vaksin AstraZeneca / Oxford, dan nota kesepahaman (MoU) dengan Johnson & Johnson untuk 500 juta dosis.

Hal ini menambah daftar nota kesepahaman (MoU) yang dibuat WHO. Sebelumnya COVAX berkoalisi dengan Serum Institute of India (SII) untuk menyediakan 200 juta dosis hingga lebih dari 900 juta dosis vaksin AstraZeneca /Oxford atau Kandidat Novavax, serta rencana pembelian 200 juta dosis kandidat vaksin Sanofi / GSK.

CEO Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi (CEPI ) Dr. Richard Hatchett mengatakan bahwa komitmen ini menjadi bukti bahwa masyarakat global belajar dari pandemi H1N1 2009. Upaya penelitian dan pengembangan kami mulai membuahkan hasil.

“Kami sekarang memiliki vaksin yang aman dan efektif.  Diharapkan dapat melindungi masyarakat terhadap COVID-19. Selain itu, memiliki jalur yang jelas untuk mengamankan 2 miliar dosis untuk populasi dengan risiko terbesar di seluruh dunia, ” ucap Hatchett.

Menurutnya, keberhasilan produksi vaksin terutama hasil penelitian dan pengembangannya, mampu menjamin akses vaksin dapat didistribusikan secara merata. Tantangan dalam penyelesaian pengembangan kandidat vaksin telah dilewati. Oleh karena itu, semoga fase akut pandemi ini segera berakhir.