AS Sepakat Moderna jadi Vaksin Kedua

<--ads1-->

OBATDIGITAL– Pemerintah AS serta Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) menyetujui pembelian 200 juta dosis vaksin COVID-19 produksi Moderna. Kesepakatan ini menandakan Moderna akan menjadi vaksin kedua setelah Pfizer/BioNTech.

Komisaris FDA Stephen Hahn mengatakan, persetujuan darurat vaksi menjadi langkah penting untuk memerangi virus corona. Menurutnya, manfaat vaksin Moderna lebih besar dibandingkan tingkat risikonya bagi masyarakat yang berusia 18 tahun ke atas. Akurasi keamanannya sekitar 94%.

Selain itu, terdapat perbedaan rentang waktu penyuntikan. Injeksi kedua vaksin Pfizer selama 21 hari dari injeksi pertama, sedangkan vaksin Moderna lebih lama yakni 28 hari. Pfizer tergolong Moderna berbasis di Cambridge, Massachusetts. Pfizer / BioNTech diproduksi di beberapa negara, termasuk Jerman dan Belgia.

Presiden AS Donald Trump melalui twitter resminya menyebut, vaksin mulai didistribusikan. Bahkan ia antusias karena vaksin Moderna sekarang tersedia. Presiden terpilih Joe Biden juga akan divaksinasi pada Senin.

“ [Ketersediaan vaksin] meyakinkan kita bahwa hari esok akan cerah. Namun, perang melawan COVID-19 belum berakhir. Kami tau tantangan sudah di depan mata, termasuk upaya meningkatkan produksi, distribusi, dan program vaksinasi ratusan juta warga AS,” katanya dilansir dari BBC, Sabtu (19/12/2020).