Vaksin COVID-19 Disetujui FDA, Pejabat Tinggi AS Ramai-ramai Divaksin

Joe Biden, Presiden Terpilih AS
Joe Biden, Presiden Terpilih AS
<--ads1-->

OBATDIGITAL – Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) sudah menyetujui vaksin COVID-19 buatan Pfizer-BioNTech untuk penggunaan darurat mencegah penularan penyakit mematikan. Modern menyusul akan mendapat lampu hijau dari FDA.

Sebelum disuntikkan kepada warga negeri Paman Sam, sejumlah pejabat tinggi di sana juga siap-siap menjadi yang pertama. Donald Trump segera divaksin untuk mendapatkan vaksin yang terbaik. Sedangkan, menurut keterangan pers Gedung Putih, Wakil Presiden Mike Pence akan mendapatkan vaksin pada hari Jumat ini.

Kemudian presiden terpilih Joe Biden akan diimunisasi vaksin COVID-19. Biden dan Pence, menurut Reuters (16/12/2020) akan menerima suntikan di depan umum dalam upaya meningkatkan kepercayaan akan keamanan vaksin, yang akan tersedia secara luas untuk umum tahun depan.

“Saya tidak ingin menjadi yang terdepan, tetapi saya ingin memastikan bahwa kami menunjukkan kepada orang-orang Amerika bahwa tindakan itu aman untuk dilakukan,” kata Biden.

Biden telah berjanji untuk menjadikan perang melawan virus sebagai prioritas utama ketika ia menjabat pada 20 Januari. Presiden Donald Trump, yang kalah dalam pemilihan 3 November dari Biden, telah sering meremehkan tingkat keparahan pandemi, yang telah menewaskan 304.187 orang Amerika.

Dosis awal vaksin, yang tersedia di Amerika Serikat minggu ini, telah disisihkan untuk dokter, perawat dan pekerja medis garis depan lainnya, bersama dengan penghuni dan staf panti jompo dan beberapa pejabat pemerintah AS.

Pejabat AS bertujuan untuk mendapatkan 2,9 juta dosis vaksin, yang dikembangkan oleh Pfizer Inc dan mitra Jerman BioNTech SE.

Seorang petugas kesehatan di Alaska mengalami reaksi alergi yang parah setelah menerima vaksin, kata para pejabat pada hari Rabu dalam apa yang sejauh ini diyakini sebagai satu-satunya reaksi yang merugikan di Amerika Serikat.