Perusahaan Farmasi China Malah Beli 100 juta dosis vaksin COVID-19 BioNTech

vaksin virus Corona
vaksin virus Corona
<--ads1-->

OBATDIGITAL -Shanghai Fosun Pharmaceutical Group Co Ltd pada hari Rabu mengatakan akan membeli setidaknya 100 juta dosis vaksin COVID-19 dari BioNTech SE Jerman untuk digunakan di Cina daratan pada tahun depan, jika vaksin tersebut mendapat persetujuan.

Pasalnya, sampai saat ini Pemerintah China belum mengumumkan kesepakatan dengan perusahaan farmasi barat yang bermitra dengan perusahaan lokal. 

Fosun Pharma telah membawa dua kandidat vaksin COVID-19 BioNTech ke dalam uji klinis di China dan belum menerima persetujuan regulasi.

Dilansir dari Reuters, Rabu (16/12/2020), untuk pasokan awal 50 juta dosis, Fosun akan mengeluarkan uang muka sebesar $303,80 juta kepada BioNTech. Setengahnya dibayarkan pada 30 Desember, setelah terdapat persetujuan dan regulasi.

Meski membeli vaksin dari luar negaranya, tetapi China tetap menggunakan vaksin dari Sinopharm dan Sinovac Biotech Ltd untuk keadaan darurat. Sedangkan vaksin CanSino Biologics Inc, untuk penggunaan militer.

Secara terpisah, Shenzhen Kangtai Biological Products Co Ltd rencanannya memproduksi setidaknya 100 juta dosis kandidat vaksin dari mitra Inggris AstraZeneca PLC hingga akhir tahun. Selain itu, Tibet Rhodiola Pharmaceutical Holding Co mengatakan, telah menyetujui untuk menggandakan pasokan vaksin Sputnik-V di Rusia.