20 Juni 2021

Obat Digital

Klik Dulu Sebelum Ke Dokter

Potensi Propolis sebagai Pengobatan Pasien Maag

Propolis
Berdasarkan studi terbaru, propolis bisa digunakan sebagai pengobatan tukak lambung,
<--ads1-->

OBATDIGITAL – Hasil penelitian Indonesia Wide Study of Helicobacter pylori menunjukkan propolis memiliki potensi sebagai pengobatan alternatif untuk tukak lambung yang disebabkan infeksi kuman Helicobacter pylori (H. pylori).

Menurut rilis Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia yang diterima OBATDIGITAL, Pada penelitian ini, propolis yang digunakan berasal dari lebah jenis Trigona di Sulawesi Selatan. Propolis dari daerah ini diyakini memiliki efek antitukak yang lebih baik dibandingkan propolis dari daerah lainnya.

Sebelum diujikan, propolis tersebut diekstraksi terlebih dahulu menggunakan pelarut etanol 70%.

Bakteri H. pylori diperoleh melalui pemeriksaan endoskopi lambung pasien-pasien sakit maag di seluruh Indonesia. Khusus untuk riset propolis ini, sampel diambil dari 6 kota dari 5 pulau Indonesia.

Untuk mengonfirmasi identitas H. pylori, dilakukan berbagai pemeriksaan mulai dari pemeriksaan bentuk, pewarnaan Gram, hingga reaksi kimia.

Selanjutnya, H. pylori tersebut dikultur pada media agar darah hingga mencapai jumlah yang dibutuhkan. Untuk penelitian ini, ada 10 varian genetik H. pylori yang diuji.

Kemampuan propolis untuk menghambat pertumbuhan bakteri H. pylori dinilai dengan metode difusi cakram. Setiap kertas cakram dilapisi ekstrak propolis dengan konsentrasi berbeda (10 mg/mL, 50 mg/mL, atau 100 mg/mL).

Kertas cakram tersebut diletakkan pada permukaan cawan petri yang berisi H. pylori. Setelah 3 hari disimpan dalam inkubator, rata-rata diameter daerah yang jernih di sekitar kertas cakram diukur menggunakan kaliper digital. Daerah jernih tersebut menunjukkan daerah bebas bakteri H. pylori.

Hasil dari penelitian ini menunjukkan konsentrasi propolis sebesar 10 mg/mL belum dapat menghambat pertumbuhan bakteri H. pylori. Pertumbuhan bakteri mulai dihambat pada konsentrasi propolis 50 mg/mL dengan rata-rata diameter daerah bebas kuman seluas 7,95 mm.

Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, Sp.PD-KGEH, MMB, prinsipal dalam studi ini mengatakan bahwa penelitian ini masih membutuhkan uji klinis lebih lanjut agar kita dapat mengetahui lebih pasti efektivitas ekstrak propolis terhadap kuman H. pylori, khususnya varian genetik yang resistan.

“Walaupun begitu, melalui penelitian ini kita dapat melihat potensi dari propolis sebagai pengobatan tukak lambung ke depannya apalagi mengingat angka resistansi antibiotik standar untuk terapi H. pylori di negara kita tinggi,” tutur Ari yang juga menjabat Dekan FKUI

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox:

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Translate »