Novartis Rilis Aplikasi Buat Penderita Mata Ini

Kantor Novartis
Kantor Novartis
<--ads1-->

OBATDIGITAL – Penderita mata yang terkait dengan penuaan – age macular degeneration (AMD) – terus meningkat. Ini sangat mengganggu pasiennya dala melakukan berbagai kegiatan.

Untuk membantu mereka, Novartis Pharmaceutical, perusahaan frmasi yang berbasis di Swiss meluncurkan aplikas yang diharapkan dapat meringankan beban mereka. Aplikasi itu bernama MyTherapy.

Seperti dilansir Fierce Pharma (8/12/2020), aplikasi itu dirancang agar pasien patuh dalam mengelola penyakitnya. Fitur baru ini mencakup informasi dan sumber daya untuk membantu pasien lebih memahami dan mengelola kondisi mereka.

Setiap pasien AMD dapat mengakses modul dengan link dari dokter mata mereka. “See What’s Next” saat ini tersedia di Italia dan Spanyol, dengan rencana untuk diperluas ke AS dan wilayah lain.

Sementara penghalang yang jelas untuk pengobatan AMD Beovu adalah jarum yang menempel di mata untuk memberikan obat, kendala lain yang kurang jelas termasuk kurangnya pemahaman dan pendidikan. Ada sejumlah spesialis retinal dalam AMD dan dengan demikian kurangnya pendidikan tentang penyakit tersebut, kata CEO smart patient Novartis, Sebastian Gaede.

Gaede terkesan bahwa Novartis menginginkan platform tersebut tidak hanya fokus pada produknya, tetapi menjadi alat pendidikan bagi semua orang yang hidup dengan AMD. Perawatan lain untuk AMD basah termasuk Regeneron’s Eylea, pesaing utama Novartis. Perlu diketahui, Novartis punya produkpenyakit mata ini bermerk Beovu.

Aplikasi MyTherapy adalah aplikasi manajemen penyakit pengobatan yang berkembang pesat dengan mitra termasuk Novartis, Pfizer dan Merck. Menurut Gaede, tujuan aplikasi ini adalah menawarkan satu tempat untuk semua kebutuhan kesehatan pasien di berbagai perawatan dan kondisi.

Dia menggambarkan MyTherapy sebagai “daftar yang harus dilakukan” untuk manajemen penyakit, yang mencakup jadwal pil, janji temu dan aktivitas sehat.

“Sementara aplikasi farmasi kesehatan lainnya kesulitan untuk terhubung dengan pengguna, rata-rata pengguna MyTherapy aktif tiga kali sehari,” kata Gaede.