Uji Klinis Vaksin COVID-19 AstraZeneca Di AS, Ujian Efektivitas Vaksin

vaksin virus Corona
vaksin virus Corona
<--ads1-->

OBATDIGITAL – Setelah tak memenuhi harapan banyak orang, vaksin COVID-19 buatan Univeristas Oxford dan AstraZeneca, menjajal uji klinis di Amerika Serikat (AS).

Menanggapi hal itu, seorang ilmuwan AS terkemuka yang mengawasi uji coba vaksin COVID-19 mengharapkan penelitian besar di AS sebagai ujian bagi efektivitas vaksin asal Inggris ini.

AstraZeneca Plc adalah salah satu pengembang vaksin terkemuka, tetapi data sementara yang dirilis pada 23 November dari uji coba di Inggris dan Brasil menunjukkan kinerja yang sangat berjauhan ketika vaksin diuji dalam dua kombinasi dosis yang berbeda.

Pihak AstraZeneca berdalih kegagalan itu lantaran sebagian relawan mendapatkan dua dosis penuh dalam dua kali suntikan. Padahal seharusnya setengah dosis dulu baru dosis penuh pada sentikan kedua. Dalam kelompok itu, vaksin terbukti 90% efektif mencegah penyakit. Tetapi kelompok yang lebih besar yang menerima dua dosis penuh menunjukkan tingkat keberhasilan 62%.

Meskipun kemanjuran 62% sudah cukup dianggap manjur karena di atas tolok ukur yang ditetapkan oleh regulator untuk menyatakan keberhasilan vaksin COVID-19.

Sebuah studi AS tentang vaksin AstraZeneca yang melibatkan sekitar 30.000 sukarelawan sedang dalam pengerjaan dan akan menghasilkan data paling lambat akhir Januari.

“Kami merasa sangat nyaman karena kami merancang uji coba yang sangat bagus di Amerika Serikat, di mana setiap orang mendapat dorongan dalam waktu yang seragam, dan kami tahu berapa dosisnya,” kata Dr. Larry Corey, salah satu pemimpin Pencegahan Vaksin Coronavirus AS Network, yang membantu merancang dan mengawasi uji coba untuk program Operation Warp Speed ​​pemerintah AS.