Dampak Pandemi, Industri Kemasan Farmasi Ini Ikut Lesu

Champion pacific
Champion pacific

OBATDIGITAL – Pandemi COVID-19 rupanya tak selalu menguntungkan industri farmasi. Beberapa industri justru mengalami kemerosotan penjualannya. Seperti yang menimpa PT Champion Pacific Indonesia Tbk. Pada tahun kinerja industri kemasan farmasi diperkirakan lesu.

Emiten kemasan berkode saham, diperkirakan mengalami penurunan kinerja sekitar 3 persen dibandingkan realisasi kinerja tahun lalu. Hal itu dikemukakan Presiden Direktur Champion Pacific Indonesia Antonius Muhartoyo.

Seperti dilansir Kontan (7/12/2020), permintaan kemasan dari industri farmasi yang lesu di paruh kedua tahun ini. “Menurut informasi, memang belanja pemerintah untuk BPJS juga menurun,” ujar Antonius.

Permintaan yang menurun terlihat pada sembilan bulan pertama tahun ini. Berdasarkan Mengutip laporan keuangan Champion, penjualan kemasan perusahaan untuk industri farmasi memang  mengalami penurunan mini sebesar 0,75 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy) dari semula Rp 521,98 miliar pada Januari-September 2019 menjadi Rp 518,04 miliar di Januari-September 2020.

Begitu halnya kemasan untuk industri non farmasi. Penjualan pada lini produk tersebut menyusut 15,80 persen yoy dari Rp 88,57 miliar pada Januari-September 2019 menjadi Rp 74,57 miliar di Januari-September 2020.

Walhasil, penjualan bersih IGAR turun 2,93 persen yoy menjadi Rp 592,61 miliar pada sembilan bulan pertama tahun ini. Sebelumnya, realisasi penjualan bersih IGAR mencapai Rp 610,55 miliar pada periode sama tahun lalu.