Kamis, April 22, 2021

Peringatan CDC terhadap Lonjakan COVID-19

unrecognizable couple riding ropeway cabin and taking photos of city
<--ads1-->

OBATDIGITAL – Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat/AS (CDC) memperingatkan, pandemi COVID-19 belum berakhir. Maka, Direktur CDC Robert Redfield mendesak masyarakat untuk selalu mematuhi tindakan pencegahan penularan virus Corona – penyebab COVID-19 – seperti menggunakan masker, menjaga jarak, dan memperhatikan kebersihan tangan.

Imbauan itu dikeluarkan karena CDC mengamati, jutaan warga AS mengabaikan peringatan protokol kesehatan, terutama ketika perayaan hari Thanksgiving. Hal ini menyebabkan jumlah pasien rawat inap melonjak.

“Kenyataannya adalah Desember, Januari, dan Februari akan menjadi masa-masa sulit,” tutur Redfield dilansir dari Reuters, Kamis (03/12/2020).

Hingga saat ini, lebih dari 270.000 orang AS telah meninggal karena COVID-19. Institut Metrik dan Evaluasi Kesehatan Universitas Washington memproyeksikan jumlah korban bisa mencapai hampir 450.000 pada 1 Maret 2021 apabila masyarakat mengabaikan jarak sosial dan penggunaan masker.

 “Natal akan menjadi jauh lebih sulit. Saya tidak ingin menakut-nakuti siapa pun di sini, tetapi pahami faktanya. Kami kemungkinan akan kehilangan 250.000 orang lagi antara sekarang dan Januari,” ujar Presiden terpilih Joe Biden.

Untuk mengatasi hal tersebut, para ahli kesehatan AS pada Rabu menyambut baik persetujuan darurat Inggris atas vaksin COVID-19 Pfizer Inc. Otoritas regulasi independen di negara lain telah membuktikan vaksin ini aman dan efektif untuk digunakan.

Apabila vaksin telah dipasarkan, Komite Penasihat CDC merekomendasikan pekerja medis dan penghuni fasilitas perawatan jangka panjang harus menjadi yang pertama dalam antrean untuk menerima dosis awal vaksin.

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox:

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Translate »