Menkeu Beri Potongan Pajak 300% Buat Industri R & D

Sri Mulyani
Sri Mulyani
<--ads1-->

OBATDIGITAL – Industri terus dirangsang untuk melakukan dan mengembangkan riset. Untuk itu, pemerintah bakal memberikan insentif. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menjanjikan kepada industri yang melakukan riset dan development.

Mereka bisa mengklaim pengurangan pajak hingga 3 kali lipat atau 300 persen. Industri yang bisa mencapat pengurangan pajak tersebut diantaranya  jamu dan obat herbal.

“Pemerintah memahami bahwa untuk industri tradisional jamu atau obat herbal membutuhkan riset dan development. Berbagai pengeluaran untuk riset ini sekarang bisa diklaim sebagai pengurangan pajaknya hingga tiga kali lipat,” kata Sri Mulyani dalam webinar (30/11/2020).

Ia mengambil contoh sebuah perusahaan mengeluarkan Rp 10 juta untuk riset . Perusahaan tersebut bisa mengklaim kepada pemerintah hingga Rp 30 juta, sehingga pajaknya bisa dikurangkan. Ini yang akan diperoleh oleh perusahaan-perusahaan besar.

“Saya berharap berbagai program pemerintah dan bantuan pemerintah ini bisa dipahami dan bisa disosialisasikan kepada seluruh industri,” imbuh Sri Mulyani, seperti dilansir Liputan6 (30/11/2020).

Selain itu, Pemerintah akan terus mendorong kepada seluruh industri ini meningkatkan kinerja dan daya tahannya. Pada masa pandemi COVID-19, diakuinya, pangsa dari obat tradisional atau herbal itu justru terus meningkat.

Masyarakat sekarang banyak yang beralih ke gaya hidup lebih sehat, makin mengurangi konsumsi berbagai produk-produk yang sifatnya dari bahan kimia, tapi lebih mencari produk-produk sifatnya alamiah yang murni. Ini karena bahan alami dianggap minim efek samping.

Maka, menurut Menkeu, produk jamu dan herbal dari Indonesia memiliki khas atau kesempatan yang luar biasa besar untuk terus dikembangkan.