Untuk Mengetahui Peran Gen Parkinson, Sanofi Ajak Yayasan Parkinson

Sanofi
Sanofi
<--ads1-->

OBATDIGITAL – Parkinson boleh dibilang penyakit yang sulit penyembuhan. Penyakit saraf yang banyak menyerang orang lanjut usia ini belum ditemukan penyebab pasti dan obatnya.

Sejauh ini baru diketahui adalah peran protein beta amiloid. Namun belakangan diketahui ada peran faktor gen. Diperkirakan 10% hingga 15% orang dengan parkinson memiliki bentuk genetik penyakit tersebut.

Untuk itu Sanofi Genzyme menggalang studi baru untuk membantu menemukan orang-orang yang memiliki gen parkinson. Dengan bekerjasama dengan Yayasan Parkinson mereka melakukan studi PD GENEration. Di situ mereka akan menyediakan pengujian genetik gratis, baik dengan tes darah langsung di tempat-tempat tertentu atau dengan janji telemedicine yang dikombinasikan dengan usap pipi di rumah.

Konseling lanjutan juga akan diberikan untuk membahas hasil. Sanofi akan memberikan kontribusi US$ 1 juta untuk penelitian ini selama dua tahun ke depan.

Seperti dilansir Fierce Pharma (21/11/2020), tujuan dari pengujian ini adalah untuk mengidentifikasi status genetik khusus orang dengan Parkinson, yang dapat mengarah pada identifikasi yang lebih baik untuk uji klinis dan terapi yang lebih dipersonalisasi.

“Studi yang didukung Sanofi akan memberi tahu peserta ketika “uji coba tersedia yang relevan dengan status genetik mereka,” kata James Beck, wakil presiden senior dan kepala tim ilmiah Yayasan Parkinson.

“Karena kami menyimpan DNA untuk dibagikan dengan cara yang tidak teridentifikasi, kami berharap hasil yang diperoleh melalui studi ini juga akan berdampak pada penelitian di masa depan untuk mengembangkan perawatan yang lebih baik dan obat yang dipersonalisasi untuk Parkinson,” sambung Beck.

Saat ini, ada pilihan pengujian genetik yang terbatas untuk orang dengan Parkinson. Tes tersebut seringkali mahal dan tidak ditanggung oleh asuransi, dan mereka menggunakan teknologi chip yang mungkin hanya mengidentifikasi beberapa mutasi titik pada gen yang terkait dengan Parkinson.

Sejauh ini tanggapannya positif, dengan lebih dari 500 orang mengambil bagian dan daftar tunggu sudah terbentuk di situs yayasan yang ada, kata Beck. Mitra berencana untuk menambahkan lebih banyak situs pengujian di Parkinson’s Foundation Centres of Excellence di seluruh negeri.

Beck melihat kolaborasi antara Sanofi dan Parkinson’s Foundation sebagai hal yang wajar.

“Sanofi adalah perusahaan farmasi terkemuka yang berbagi visi kami untuk meningkatkan kehidupan orang-orang yang terkena dampak PD,” katanya, menambahkan bahwa “masuk akal untuk bergabung dalam proyek ini,” pungkas Beck.