Kemenkes Gandeng Mitra Lain Tangani Limbah Medis

Limbah Medis
Limbah Medis

OBATDIGITAL- Limbah medis fasilitas pelayanan kesehatan  meningkat sekitar 30%-50% selama pandemic COVID-19. Limbah medis yang dihasilkan dari fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) termasuk dalam kategori limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3).  Pengelolaannya menjadi tantangan bagi Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Ini membutuhkan kolaborasi dengan stakeholder agar mewujudkan pengelolaan limbah yang terpadu serta aman dari segi lingkungan maupun manusia.

Dalam acara “Seruan Nasional Dalam Akselerasi Penanganan Limbah Medis”, di Jakarta Jumat (13/11/2020), tercapai empat komitmen. Pertama, mendorong penerapan praktik pengelolaan limbah medis sesuai dengan persyaratan agar mencegah penyebaran COVID-19 dan penyakit menular lainnya serta dampak bahan berbahaya dan beracun bagi kesehatan manusia dan lingkungan.

Kedua, memastikan semua fasyankes menyediakan sarana prasarana dan peralatan yang sesuai standar dan sesuai kemampuan dengan dukungan pemerintah daerah agar pengelolaan limbah medis bisa terselenggara dengan baik dan benar.

Ketiga, berkolaborasi dengan semua pemangku kepentingan seperti kementerian atau lembaga non kementerian, swasta, Lembaga Non-Pemerintah, fasilitas pelayanan kesehatan dan masyarakat sipil untuk bersama-sama melakukan pembinaan dan pengawasan secara berkesinambungan sesuai kewenangan masing-masing.

Keempat, Pemprov dan pemkab/pemkot agar berupaya mengembangkan pengelolaan limbah medis sesuai kemampuan dan kearifan lokal serta kondisi daerah dengan kewenangan masing-masing agar dapat mengakselerasi penanganan limbah medis yang lebih efektif dan efisien, pengelolaan limbah medis yang cepat, tepat, dekat dan akurat dapat melindungi manusia dan lingkungan dari bahaya penyakit dan pencemaran.

Kesepakatan ini disaksikan oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah, Kementerian Dalam Negeri Akmal Malik, Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, Kemenkes Kirana Pritasari, Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah dan B3, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Rosa Vivien Ratnawati serta Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan, Kemenkes Abdul Kadir.

“Terima kasih kepada para menteri yang telah menyampaikan arahan dan dukungan, Insya Allah kita akan bersinergi dan berkolaborasi dengan baik,” kata Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kirana Pritasari dalam rilis Kemenkes yang diterima OBATDIGITAL.