Manfaat Baru Vitamin D Buat Kulit

Eksim
Eksim

OBATDIGITAL – Selama ini vitamin D dikenal sebagai suplemen yang bisa mencegah terjadinya osteoporosis atau keropos tulang. Selain itu, belakangan ini vitamin D juga dikaitkan sebagai suplemen yang bis amenghambat keparahan pasien COVID-19 atau mencegah infeksi COVID-19.

Manfaat vitamin D bertambah setelah studi terbaru menunjukkan bahwa suplementasi vitamin D pada anak-anak meredakan gejala dermatitis atopik yang parah, atau dikenal dengan sebutan eksim.

Eksim adalah penyakit radang kulit kronis yang kambuh yang ditandai dengan kambuh intermiten dan berpotensi melemahkan kualitas hidup pasien. Eksim merupakan kelainan kulit yang banyak menimpa anak-anak. Sekitar 15-20 persen anak-anak di dunia pernah mengalaminya.

Adapun obat konvensional yang saat ini masih digunakan adalah t seperti steroid topikal atau oral dan inhibitor kalsineurin topikal.

Dalam penelitian yang dilansir Pharmacy Times (12/11/2020), periset melibatkan 86 pasien yang berusia antara 5 dan 16 tahun dengan diagnosis eksimt. Sebagian diberi vitamin D dan sebagian lagi diberikan plasebo atau vitamin D bohongan sebagai kontrol. Kedua kelompok itu mendapat terapi dasar krim hidrokortison 1% topikal dua kali sehari selama 3 bulan.

Batas atas vitamin D3 yang dapat ditoleransi adalah 3000 unit internasional per hari (IU / d) untuk anak-anak berusia 4 hingga 8 tahun dan 4000 IU / hari pada remaja dan dewasa.

Setelah itu para relawan diperiksa darahnya untuk dianalisa kadar Menurut analisis serum 25-hidroksivitamin D [serum 25 (OH) D. Walhasil, kelompok yang menerima suplementasi vitamin D melihat peningkatan yang signifikan atau perbaikan dibandingkan dengan baseline, dengan 93% mencapai tingkat kecukupan.

Di lain pihak pada kelompok plasebo, kadar 25 (OH) D sebanding dengan tingkat dasar pada akhir penelitian. Pada minggu ke 12, sekitar 74% dari kelompok kadar vitamin D di bawah normal.

Pada akhir penelitian, anak-anak yang diberi suplemen vitamin D mengalami perubahan persentase rata-rata yang lebih besar secara signifikan area eksimannya di kulit. Sebanyak 38 persen dari pasien yang mendapat suplemen mencapai skor indeks 75, dibandingkan dengan hanya 7,1% pasien pada kelompok plasebo.

Peneliti menyimpulkan bahwa suplementasi vitamin D oral setiap hari dapat memberikan perbaikan klinis pada anak-anak penderita eksim, meskipun penelitian lebih lanjut diperlukan.