Industri Farmasi Terdampak Pandemi COVID-19?

<--ads1-->

OBATDIGITAL – Sepintas pandemi COVID-19 memberikan dampak menguntungkan kepada industri farmasi. Ini karena permintaan obat dan suplemen kesehatan meningkat untuk mengobati pasien COVID-19 dan dikonsumsi orang sehat yang ingin terhindar dari COVID-19.

Asumsi itu muncul karena didukung pula oleh data yang ditampilkan Badan Pusat Statistik (BPS). Badan itu menunjukkan bahwa industri kimia farmasi mengalami akselerasi pertumbuhan di setiap kuartal pada Januari-September 2020. Adapun, pertumbuhan kuartal III/2020 mencapai 14,96 persen secara tahunan.

Namun di sisi lain, Gabungan Pengusaha Farmasi Indonesia (GPFI) mengatakan, pandemi COVID-19 menyebabkan kebutuhan bahan baku obat (BBO) naik 30-300 persen. Selain itu, biaya angkut juga telah melonjak 3-5 kali lipat dari kondisi normal.

Alhasil, utilitas pabrik farmasi yang pada akhir kuartal I/2020 berada di posisi 55-60 persen itu berhasil menguat hingga mendekati posisi normal akibat melonjaknya permintaan suplemen kesehatan dan vitamin.

“Permintaan imunomodulator pada kuartal II/2020 naik tinggi,” ujar Direktur Eksekutif GPF Dorojatun Sanusi seperti dikutip bisnis.com (7/11/2020).

Walakin, sambung Dorojatun, permintaan imunomodulator akan melandai hingga akhir tahun ini. Obat imunomodulator adalah obat yang dapat meningkatkan imunitas tubuh. Obat imunomodulator yang banyak diserap adalah yang memiliki kandungan mineral dan vitamin tinggi. “Tingginya permintaan imunomodulator itu hanya tahun ini saja, secara spesifik pada saat pandemi,” kata Dorodjatun.

Dorojatun meramalkan pertumbuhan akibat permintaan imunomodulator tersebut akan terhenti pada kuartal III/2020. Artinya, pertumbuhan industri farmasi akan melandai secara tahunan pada kuartal IV/2020 ke kisaran 6 persen hingga 6,5 persen.

Hal tersebut lantaran frekuensi konsumsi obat imunomodulator yang tidak bisa terus menerus. Selain itu, peningkatan pada kuartal II/2020 dan kuartal III/2020 didorong oleh sebagian konsumen yang menyetok imunomodulator hingga akhir tahun.