Beberapa Obat Ini Berpengaruh Pada Perkembangan COVID-19

<--ads1-->

OBATDIGITAL – Kasus positif COVID-19 terus meningkat tajam. Bahkan di Amerika Serikat dalam sehari bisa ditemukan 100.000 kasus Jumat (6/11/2020). Untuk berbagai cara terus dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19.

Salah satunya yang ditemukan ilmuwan Rumah Sakit del Mar, Institut Penelitian Medis Rumah Sakit del Mar (IMIM), Universitas Pompeu Fabra, Spanyol, beberapa pengobatan utama untuk osteoporosis, dapat memiliki efek perlindungan terhadap COVID-19 . Pengurangan risikonya hingga 30-40%. Obat itu adalah denosumab, zoledronate dan kalsium.

Jordi Monfort, kepala Reumatologi di Rumah Sakit del Mar menjelaskan bahwa ada indikasi yang memungkinkan untuk dijadikan hipotesa bahwa obat-obatan tertentu yang digunakan untuk mengobati penyakit rematik dapat mengganggu secara positif COVID-19, baik dengan mengurangi kejadiannya atau dengan menurunkan perkembangannya ke kasus yang lebih serius.

Seperti dilansir Science Daily (4/11/2020), studi tersebut menganalisis data dari lebih dari 2.000 pasien dengan osteoporosis, osteoartritis dan fibromyalgia serta hubungannya dengan infeksi COVID-19 yang ditindaklanjuti di Rumah Sakit del Mar dan di lingkup pengaruh perawatan kesehatan Mar Health Park.

Dalam kasus beberapa pengobatan, denosumab, zoledronate dan kalsium, data menunjukkan kemungkinan penurunan besar dalam kejadian COVID-19 pada pasien yang memakainya; secara khusus, antara 30 dan 40%. Itu menurut Josep Blanch-Rubio, Kepala Departemen Rematologi yang juga ketua peneliti.

“Studi tersebut menunjukkan bahwa beberapa perawatan ini dapat melindungi pasien dari infeksi COVID-19, meskipun studi lebih lanjut masih perlu dilakukan pada lebih banyak pasien untuk membuktikannya,” kata Rubio.

Dalam kasus denosumab, ia menargetkan sistem RANK / RANKL yang terlibat dalam keseimbangan sistem kerangka, tetapi juga respons oleh sistem kekebalan melalui aktivasi dan diferensiasi beberapa selnya.

Penghambatannya mengubah respons peradangan dan bekerja pada sitokin, yang memainkan peran kunci dalam infeksi oleh COVID-19. Zoledronate juga dapat memodulasi respon imun dan dapat merangsang aktivitasnya melawan SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19.

Hasil studi itu juga menunjukkan bahwa pengobatan umum lainnya untuk pasien ini, antidepresan duloxetine, juga dapat memiliki efek positif dalam mengurangi kejadian COVID-19.

Sebaliknya, obat penghilang rasa sakit yang umum digunakan, pregabalin, tampaknya memiliki kecenderungan meningkatkan kejadian penyakit.

Menanggapi temuan ini, Rafael Maldonado, Koordinator kelompok penelitian Laboratorium Neurofarmakologi UPF, menyarankan bahwa obat antiosteoporosis ini aman dan harus terus diberikan kepada pasien yang memakainya. Hasil yang menjanjikan diperoleh dengan duloxetine.

“Kami melakukan penelitian lebih lanjut untuk memverifikasi kemungkinan efek menguntungkannya pada COVID-19,” pungkas Maldonado.