20 Juni 2021

Obat Digital

Klik Dulu Sebelum Ke Dokter

Catat, Roadmap Vaksinasi Nasional COVID-19 Hampir Selesai

Wiku Adisasmita Satgas COVID-19

Wiku Adisasmita Satgas COVID-19

Pemerintah melakukan finalisasi roadmap vaksinasi nasional yang mencakup kandidat vaksin, dan penyusunan tahapan prioritas penerima vaksin.
<--ads1-->

OBATDIGITAL– Pemerintah melakukan finalisasi roadmap vaksinasi nasional yang mencakup kandidat vaksin, dan penyusunan tahapan prioritas penerima vaksin. Hal ini disampaikan Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam konferensi pers di Kantor Presiden Jakarta, Selasa (3/11/2020).

Menurutnya, pengaturan tersebut telah mempertimbangkan beberapa hal seperti ketersediaan vaksin, jumlah penduduk, wilayah berisiko, tahapan pemakaian dan indeks pemakaian. Pemerintah sudah mempersiapkan hal-hal penting yang tidak boleh diabaikan dalam persiapan vaksinasi nasional guna memastikan keamanan dan ketersediaan vaksin.

 Selain itu, roadmap mencakup perkiraan skema platform vaksin dan sasaran klaster kelompok, estimasi kebutuhan dan rencana pemberian vaksin. Kemudian memperhatikan cold chain atau rantai dingin vaksin, dan kapasitas SDM yang melibatkan beberapa jenis tenaga kesehatan termasuk vaksinator. Telah disiapkan juga jejaring layanan untuk menjamin aliran distribusi dengan melibatkan lintas-sektor. 

“Kehadiran vaksin adalah angin segar untuk kita semua, tetapi hingga vaksin siap. Bahkan meskipun vaksin sudah ada dan siap, kita pastikan masyarakat dan pemerintah mematuhi protokol 3M yaitu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan sebagai upaya pencegahan primer,” ucap Wiku, melalui keterangan pers.

Sebagai informasi, Indonesia telah mempunyai beberapa kandidat vaksin COVID-19 yang akan digunakan dalam mendukung program pemerintah.  Setelah proses evaluasi tersebut dilalui dan vaksin dianggap memenuhi syarat dari aspek keamanan, khasiat, dan mutu, barulah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dapat memberikan perizinan penggunaan. Perizinan penggunaan tersebut dapat berupa Emergency Use Authorization (EUA) atau izin edar untuk kedaruratan.

Terkait pendistribusian vaksin COVID-19, BPOM juga akan mengawasi rantai distribusi untuk memastikan mutu vaksin. Vaksin membutuhkan kondisi penyimpanan khusus pada temperatur 2–8 derajat Celcius. Manajemen rantai dingin ini merupakan hal yang krusial untuk menjaga mutu vaksin sampai ke pengguna.

“Setelah proses pemberian vaksin dilaksanakan, Badan POM terus melakukan pengawasan untuk aspek keamanan melalui program kegiatan pemantauan efek samping atau yang dikenal dengan farmakovigilans,” ujar Togi.

Follow

Get the latest posts delivered to your mailbox:

WP2Social Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
Translate »