WHO Perkuat Aplikasi Program Keamanan Obat

WHO
WHO
<--ads1-->

OBATDIGITAL – Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) membuat program untuk memastikan keamanan obat global melalui pemantauan obat internasional.

Selain itu, mendukung negara-negara untuk mengembangkan kebijakan farmakovigilans yang baik, menyelenggarakan pelatihan dan lokakarya langsung, dan membangun jaringan untuk berbagi informasi.

Peran penting dari program ini, untuk memperkuat sistem pelaporan nasional dan kontribusinya terhadap VigiBase, database global WHO. Perkembangan saat ini, terdapat pengenalan aplikasi seluler yang disebut “Med Safety”.

Aplikasi ini memungkinkan para profesional di bidang perawatan kesehatan pasien, memberikan laporan kepada otoritas nasional. WHO sedang bersiap untuk meluncurkan aplikasi di lebih banyak negara setelah vaksin COVID-19 tersedia.

Dalam siaran persnya, WHO menyebutkan, aspek terpenting dari pemantauan keamanan obat ialah informasi dari tenaga medis seperti dokter, apoteker, perawat, dan dokter gigi. Selain itu, pasien juga berperan penting untuk menyampaikan informasi yang benar kepada pihak berwenang.

Reaksi obat yang tidak diinginkan kemungkinan disebabkan oleh beberapa faktor seperti diagnosis yang salah dari kondisi medis pasien serta resep obat yang tidak tepat atau dosis yang salah dari obat yang sesuai.

Kemudian  kondisi medis, genetik atau alergi yang tidak terdeteksi yang dapat menyebabkan reaksi pasien; pengobatan sendiri dengan obat resep;
tidak mengikuti instruksi untuk minum obat; dan interaksi dengan obat lain (termasuk obat tradisional) dan makanan tertentu.

Tetapi risiko juga dapat terjadi karena komposisi dan ramuan obat tidak memenuhi standar yang disyaratkan, menyebabkannya menjadi tidak efektif dan bahkan berbahaya; atau karena obatnya palsu, tanpa bahan aktif atau bahan yang tidak sesuai.