Percepat Penjualan, Inggris Tinjau Vaksin COVID-19 AstraZeneca

kantor AstraZeneca
kantor AstraZeneca
<--ads1-->

OBATDIGITAL- Menjelang produksi masal, Pemerintah Inggris sebagai pembuat kebijakan di bidang kesehatan, mulai meninjau vaksin COVID-19 produksi AstraZeneca, perusahaan farmasi asal Inggris.

Mereka mengamati data klinis secara rutin dan berdialog dengan manajemen AstraZeneca mengenai proses pembuatan dan uji coba untuk mempercepat kesepakatan. Nantinya juga akan dilakukan evaluasi obat atau vaksin.

Vaksin COVID-19 AstraZeneca sedang dikembangkan bersama ilmuwan Universitas Oxford, Inggris. Selain terhadap produk AstraZeneca, Bloomberg melaporkan pada hari Jumat (30/10/2020), bahwa Medicines and Healthcare products Regulatory Agency (MHRA) – semacam Badan Pengawas Obat dan Makanan di Inggris – juga telah memulai peninjauan yang dipercepat untuk kandidat vaksin COVID-19 dari Pfizer, Amerika Serikat.

“Kami mengonfirmasi tinjauan MHRA mengenai potensi vaksin COVID-19 kami,” kata juru bicara AstraZeneca dilansir dari ReutersMinggu (01/11/2020).

Pembuat obat Inggris itu mengatakan, vaksin eksperimental COVID-19-nya menghasilkan respons kekebalan pada orang dewasa tua dan muda. Sedangkan pada orang tua, efek samping vaksin cenderung lebih rendah.

Pengerjaan vaksin Oxford dimulai pada bulan Januari, disebut AZD1222 atau ChAdOx1 nCoV-19. Vektor virus dibuat dari versi lemah virus flu biasa yang menyebabkan infeksi pada simpanse.

Saat ini, beberapa produsen obat dan vaksin sedang berlomba untuk mengembangkan vaksin COVID-19. Selain Astrazeneca dan Pfizer, Johnson & Johnson, dan Moderna juga tengah mengujicoba vaksin buatan dalam uji klinis tahap akhir.