Cegah Vaksin COVID-19 Palsu, Ini Langkah Bio Farma

kantor Bio farma
kantor Bio farma
<--ads1-->

OBATDIGITAL– Perusahaan farmasi Indonesia, PT Bio Farma (Persero) melakukan beberapa langkah antisipasi untuk mencegah peredaran vaksin COVID-19 palsu dan duplikasi. Salah satu caranya dengan menerapkan dua dimensi (2D) data matriks berstandar GS1 pada produk vaksin.

Selain itu, Kepala Divisi Unit Klinik dan Imunisasi Bio Farma mengatakan, upaya tersebut dilakukan untuk menyesuaikan standar dan menjamin kualitas vaksin. Ia memastikan, Setiap label vial vaksin yang didistribusikan pada awal 2021 sudah dilengkapi 2D data matriks. Kode serialisasi tersebut dibuat secara acak.

“Di box-nya kami siapkan dengan standar GS1, jadi ada kode seri tersendiri sehingga ini menghindari duplikasi agar bisa di-tracking [dilacak] semuanya,” ujarnya kepada Tempo, Kamis (29/10/2020).

Bio Farma juga sudah menyiapkan aplikasi Bio Tracking untuk pengecekan keaslian produk vaksin Bio Farma. Bio Tracking merupakan aplikasi portabel atau bisa digunakan pada telepon pintar yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengetahui keaslian dan informasi produk.

Seperti diketahui, Bio Farma merupakan salah satu dari 29 produsen vaksin di dunia yang mendapatkan prakualifikasi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Ini sebagai syarat memperoleh good manufacturing practices (GMP). Menteri BUMN Erick Thohir juga sempat menuturkan, CEPI siap melakukan kerja sama dengan Bio Farma.