FDA Setujui Obat Ebola Buatan Regeneron untuk Pasien Dewasa dan Anak

kantor Regeneron
kantor Regeneron

OBATDIGITAL-Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) mengumumkan telah mengesahkan penggunaan obat ebola, Inmazeb yang diproduksi Regeneron Pharmaceuticals.

Obat yang terbuat dari tiga antibodi monoklonal ini untuk mengobati pasien yang terinfeksi virus ebola Zaire.

“Obat tersebut bekerja dengan menargetkan glikoprotein, yang menempel pada reseptor sel dan memungkinkan virus masuk ke dalam sel. Antibodi yang digunakan di Inmazeb mengikat glikoprotein dan menghambat perlekatan dan masuknya virus ke dalam sel,” ucap Komisaris FDA, Stephen Hahn, M.D., melalui rilisnya yang dikeluarkan FDA (19/10/2020).

Obat tersebut mendapatkan persetujuan setelah melalui tahapan uji coba di Kongo selama wabah virus Ebola pada 2018-2019. Studi yang dipimpin oleh Institut Kesehatan Nasional AS dan Institut National de Recherche Biomedicale Republik Demokratik Kongo, serta beberapa lembaga internasional lainnya ini melibatkan 681 pasien dewasa dan anak-anak terinfeksi virus ebola Zaire.

Sebanyak 154 pasien menerima Inzameb secara intravena, dan 168 pasien menerima plasebo sebagai kontrol. Setelah 28 hari, 33,8% dari 154 pasien yang menerima obat meninggal, dibandingkan dengan 51% pasien yang menerima kontrol. Padahal virus Zaire Ebola biasanya membunuh 60% hingga 90% pasien.