AS-AstraZeneca Teken Kontrak Pengadaan Terapi Antibodi Senilai US$486 Juta

kantor AstraZeneca
kantor AstraZeneca
<--ads1-->

OBATDIGITAL – ejak pengobatan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang berakhir dengan tampilnya Trump di depan publik, terapi antibodi naik daun. Ini karena Trump menggunakan terapi antibodi yang dikembangkan Regeneron.

Pemerintah AS telah memberikan US$ 486 juta kepada AstraZeneca, perusahaan farmasi asal Inggris, untuk mengembangkan dan mengamankan pasokan hingga 100.000 dosis pengobatan antibodi COVID-19, kelas obat serupa yang digunakan untuk merawat Presiden Donald Trump.

Perjanjian tersebut, di bawah Operation Warp Speed ​​dari pemerintahan Trump, adalah untuk mengembangkan koktail antibodi monoklonal yang dapat mencegah COVID-19, terutama pada populasi berisiko tinggi seperti mereka yang berusia di atas 80 tahun.

Seperti dilansir Reuters (10/10/2020), terapi tersebut mendapat sorotan setelah Trump dirawat dengan obat antibodi Regeneron Pharmaceuticals pekan lalu. Presiden juga telah merilis video di Twitter yang menggembar-gemborkan manfaatnya.

Dalam panggilan sebelumnya pada hari Jumat, seorang pejabat tinggi kesehatan AS mengatakan bahwa pemerintah mengharapkan untuk memberikan lebih dari 1 juta dosis gratis terapi antibodi untuk pasien COVID-19, mirip dengan yang diberikan kepada Trump.

Regeneron dan Eli Lilly telah mengajukan permohonan ke Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) untuk otorisasi penggunaan darurat terapi antibodi.

AstraZeneca mengatakan pihaknya berencana untuk memasok hingga 100.000 dosis mulai menjelang akhir tahun 2020 dan bahwa pemerintah AS dapat memperoleh hingga satu juta dosis tambahan pada tahun 2021 berdasarkan perjanjian terpisah.

Regeneron menandatangani kesepakatan senilai US$ 450 juta pada bulan Juli untuk menjual Operation Warp Speed ​​dengan dosis yang cukup untuk pengobatan antibodi, REGN-COV2, untuk merawat sekitar 300.000 orang.

Eli Lilly mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka belum menandatangani kesepakatan dengan Operation Warp Speed.

AstraZeneca berencana untuk mengevaluasi pengobatan, AZD7442, yang merupakan gabungan dari dua antibodi monoklonal.

Satu uji coba akan mengevaluasi keamanan dan kemanjuran pengobatan eksperimental untuk mencegah infeksi hingga 12 bulan pada sekitar 5.000 peserta, sedangkan uji coba kedua akan mengevaluasi pengobatan pencegahan dan pencegahan pasca pajanan pada sekitar 1.100 peserta.