Bank Dunia Cari US$12 Miliar Bantu Negara Miskin Dapatkan Vaksin COVID-19

Bank Dunia
Gedung Bank Dunia (istimewa)

OBATDIGITAL – Pandemi COVID-19 telah memberi dampak serius pada negara-negara miskin. Selain jumlah positif yang terus bertambah, mereka juga kesulitan finansial untuk menangani penyakit itu, terutama untuk membeli vaksin. Itu belum termasuk dampak COVID-19 terhadap perekonomiannya.

Maka negara-negara itu perlu bantuan segera. Presiden Bank Dunia David Malpass mengatakan bahwa dia sedang mencari persetujuan dewan untuk rencana pembiayaan vaksin virus corona senilai US$ 12 miliar untuk membantu negara-negara miskin dan berkembang mengamankan bagian yang cukup dari dosis vaksin ketika tersedia dalam beberapa bulan mendatang.

Seperti diberitakan Reuters dalam wawancara eksklusif Selasa (29/9/2020), dengan Malpass mengatakan bahwa bagian dari $ 160 miliar dalam pembiayaan bantuan virus korona yang dijanjikan oleh pemberi pinjaman multilateral, bertujuan untuk membantu negara-negara memperoleh dan mendistribusikan vaksin lebih awal untuk perawatan kesehatan dan pekerja penting lainnya serta memperluas produksi global.

Dia berharapa dewan mempertimbangkan rencana tersebut pada awal Oktober mendatang.

Persaingan global untuk mendapatkan dosis awal vaksin virus korona sudah sengit, beberapa bulan sebelum persetujuan, karena negara-negara kaya bergerak untuk mengamankan pasokan.

Pemerintah AS telah berjanji lebih dari US$ 3 miliar untuk mengamankan ratusan juta dosis vaksin yang sedang dikembangkan AstraZeneca Plc dan Pfizer Inc serta BioNTech.

Menurutnya, rencana Bank Dunia bertujuan untuk menempatkan negara-negara miskin dan berpenghasilan menengah, tempat virus menyebar paling cepat, sejajar dengan negara-negara kaya dengan memastikan mereka memiliki pembiayaan untuk mengamankan pasokan dan sistem distribusi, yang akan mendorong pembuat obat untuk memenuhi permintaan mereka.