Mulai Proses Transfer Teknologi, Sinovac Kunjungi Bio Farma

kantor Bio farma
kantor Bio farma
<--ads1-->
kantor Bio farma
kantor Bio farma

OBATDIGITAL – Manajemen produsen vaksin asal China, Sinovac datang ke Pabrik Bio Farma di Bandung pada Kamis (25/09/2020). Direktur Utama Bio Farma, Honesti Basyir menuturkan, pertemuan tersebut guna membahas proses transfer teknologi.

“Pertemuan ini dalam rangka proses transfer teknologi dari Sinovac ke Bio Farma, agar nantinya Bio Farma bisa memproduksi vaksin yang sama dengan yang dilakukan Sinovac,” ujarnya kepada CNBC.

Kerja sama Bio Farma dengan Sinovac berjalan lancar. Seperti diketahui, pada tahap pertama, Indonesia akan menerima 50 juta bulk mulai November ini hingga Maret 2021.

Untuk tahap lanjutannya pada April-Desember, Sinovac menjanjikan tambahan 210 dosis vaksin. Honesti mengatakan, rencananya vaksin diberikan kepada masyarakat, untuk 1 orang mendapatkan 2 dosis.

Seperti diketahui, Bio Farma telah menandatangani kerja sama pengembangan vaksin dengan Sinovac pada Kamis (20/08/2020). MoU ini disaksikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir saat kunjungan di Hainan, China.

Saat menghadiri acara Prelimenary Agreement of Purchase and Supply of Bulk Production of Covid-19 Vaccine, Erick memastikan, Bio Farma tidak hanya sekedar mengolah dan mendistribusikan saja, tetapi juga dilibatkan dalam transfer teknologi.

“Dalam kunjungan ini kita ingin memastikan transformasi dari industri kesehatan kita, dimana Bio Farma kerja sama dengan Sinovac adalah sebuah kerja sama yang win-win, bahwa menyepakati dengan Sinovac dalam hal transfer knowledge. Transfer teknologi ini yang perlu digaris bawahi,” ujar Menteri BUMN.